Wednesday, September 6

A proposal for his own?

It's been raining fotr the whole day. Cold and cloudy but it's a beautiful view. Not many days of ours here are decorated with dim lighting plus the cold and humid air. Calm and nice isn't it?
Been thinking again on my way home today after reading the news on the net. Abu Mazen is going to change the political power in Palestine from the present HAMAS ruling to new and somewhat 'better' governement; whether they like it or not. Well it's a shock to read that when majority of the people in Palestine is backing up HAMAS no matter what happens. The recent poll on the Accounting Department(or something) has shown that the people of the blessed land has choosen to be with HAMAS. It's not an easy thing to see when most of the time they are suffering for the choices they made. But turn the view anyhow you want, that's the best choice the people of that land could have; to fight and resist upon the occupation of the illegal israel. It has never been agreed by the people to accept the existence of the zionist occupiers on the blessed land.
It's pretty obvious; when nobody is supporting you and yet you say you're helping the people and declaring the existence of the enemy ; that you have your own intention behind the proposals. When the majority of the people in front of you don't vote for you, would you still have the trust from the them? No. They don't want you there and certainly they don't want you to make any decisions for them and not even to think what's best for them. Leave it to those of which they have entrusted their votes to. Well I'm not trying to elaborate the political stir in Palestine but what's there is obvious for you to see(if can you see it). If the people is ready to face the consequences from the zionists, then pray for them that they'll survive and join their fight. Unless, there's a significant individual impact for the proposal he made, then it might be of huge interest for him to fight what he has decided upon.
It has always been the decision of human when you're in a pressed condition, anything that would provide a positive impact to us, it would be the best ever decision to be made. But if you analyse the decisions made by the Palestinian people, though it seems that the decision they have choosen gives horrible and devastating torment to their lives, that decision will liberate them from the occupation of the zionist and it will certainly give a huge independence to them and to the muslims.
That's what I've been thinking about for this while, it might not be as right but the situation is crystal clear that you can come out with a supposition just be decoding the news(from the reliasble sources) using basic C language and a bit of Haskell...=). What do you reckon? Should Palestinian agree to that proposal or should they keep on fighting? Me? Fight on, we're fighting here as well( if you and I are).

Monday, September 4

Tika Datang Anak



Pagi menyingsing menyilau saksi,
terbias kasih diembunan subuh
kau datang menyiar kesucian
mengguris cebisan kegembiraan
dan rahmat gugur bak gerimis senja

Kini abi ditemani kamu
bermula cerita, apa ada yang gugur?
kau disisip kisah indah,
bak gemerlap neon di kamar gelap
jangan dilupa umat yang hiruk
menanti harap fajar denganmu

Setia sahabatku,
perhatikan fitrah anak itu,
ia kan menuntut darimu kelak.
usah termanggu diam,
nanti kau ku kenang
sebagai emas disalut timah,
terbenam jauh di lubuk tanah.

Friday, September 1

Sebuah kisah indah untuk masa depan

Petang Jumaat yang penat dilalui seperti biasa...Sebelumnya kelas tamat jam 10 pagi, kemudian berungkus lumus menyiapkan laporan makmal Design and Materials 2. Hari ini, aku bermula awal. Jam 5.30 pagi sudah di dalam kereta menuju ke Carlton Mosque untuk solat subuh dan juga untuk sesi Motivasi Jumaat. Alhamdulillah sempat mengejar jemaah pertama. Tajuk Motivasi kali ini berkisar tentang pemakanan sihat di kalangan umat islam, terutamanya di kalangan ikhwah di sini. Mudah tetapi memang sukar untuk dilaksanakan. Mungkin cara hidup orang bujang yang memandang ringan akan nutrien dan pemakanan. Tapi bukan cara hidup yang sesuai buat mereka yang ingin menjadi seperti generasi unik.
Namun MoJu itu bukanlah kisah utama. Yang menjadi pokok di sini adalah tatkala aku hendak berjalan pulang ke rumah setelah hasrat untuk bermain tenis tergadai kerana gelanggang yang sudah penuh. Semasa aku berjalan menuju ke Bouverie Street; jalan biasa aku pergi dan balik ke kampus, aku disapa dari belakang oleh seorang ikhwah senior. Dia sedang berbasikal, kemudian bergerak perlahan hingga tiba di lampu isyarat Bouverie dan Grattan di hadapan Prince Alfred Hotel. Kemudian ikhwah tadi turun dari basikal dan menuntunnya, mengambil keputusan untuk berjalan bersama. Kami berbual tentang respons di laman web dakwah-info. Kami tertawa kecil membincangkan tentang respons terhadap cerpen-cerpen yang lebih banyak dari respons untuk artikel-artikel ilmiah yang sungguh banyak disediakan. Sekaligus menimbulkan tanda tanya apakah kita masih belum mencintai ilmu-ilmu yang bertaburan ataukah memang kita merindui kisah-kisah yang bermain dengan jiwa walaupun hanya coretan mencurah pengajaran? Hm...fikiranku bercanda tawar melayan soalan ini. Kamu bagaimana?
Tapi yang benar-benar mampu dijadikan kisah indah buat masa hadapan adalah kesanggupan ikhwah itu untuk menemani aku berjalan ke rumah walhal dia boleh saja untuk terus ke rumah dan menggunakan masa yang ada untuk menelaah pelajaran atau melakukan amal yang lain pula. Namun dia memilih untuk bersamaku meniti Bouverie ke Leicester. Aku tidak tahu apa pendapat kalian atau apa pandangan kalian tapi bagiku itulah keperibadian seorang dai'e yang tidak jemu bersama manusia utnuk memastikan ia tidak sekali bersendirian dan dibaham serigala nafsu dan syaitan. Itulah keperibadian yang hanya ditemukan di dalam drama-drama kanak-kanak di saluran pendidikan, yang mana akhlak pelakon dicedok terus dari skrip alam fantasi. Namun itulah hasil tarbiyah islam yang suci lagi indah. Hanya kita menyaksikannya dengan senyuman ragu-ragu, menilai aku membesarkan cerita dan mengada-adakan pengajaran seperti yang kita pelajari di sekolah menengah. Walau aku sudah di tahun kedua, namun aku tetap merasa terkesan dengan approach ikhwah tersebut. Benar-benar suatu pengajaran buat mereka yang menyintai dakwah kerana Allah.
Sukar untuk aku menceritakan tentang kisah ini dan untuk aku memuaskan hati setiap kamu yang membaca tapi itulah yang aku rasakan. Moga kita mengambil pengajaran. Terima kasih ikhwah semua yang menggembirakan aku di dalam incubator kecil ini. Moga rama-rama terbang kembali membawa keindahan yang memukau hati manusia.